FAKULTAS TARBIYAH IAI DARUSSALAM MARTAPURA FASILITASI UJIAN MUNAQASAH SECARA DARING BAGI MAHASISWA YANG SEDANG MENUNAIKAN IBADAH UMRAH
Zahro, Martapura 2026 – Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan akademik yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Ujian Munaqasah secara daring bagi salah seorang mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fauzan NPM. 22125686, yang pada saat pelaksanaan ujian sedang menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci.
Pelaksanaan ujian dilakukan pada Rabu, 22 Juli 2026 melalui media konferensi video dengan tetap mengacu pada ketentuan akademik yang berlaku di Fakultas Tarbiyah. Meskipun dilaksanakan secara daring, seluruh tahapan ujian berjalan sebagaimana mekanisme ujian tatap muka, mulai dari presentasi hasil penelitian, sesi tanya jawab, hingga pemberian masukan dan evaluasi oleh tim penguji.
Ujian munaqasah tersebut dipimpin oleh Ketua Penguji, Drs. H. Sofrayani, M.Pd.I., didampingi Anggota Penguji Dr. Rif'ah, M.Pd.I. dan Mihrab A., M.Pd., serta H. Miftah Farid, M.Pd. yang bertugas sebagai sekretaris ujian.
Seluruh proses berlangsung dengan tertib, lancar, dan tetap menjaga standar mutu akademik yang telah ditetapkan oleh Fakultas Tarbiyah.
Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura, Drs. H. Sofrayani, M.Pd.I., mengatakan bahwa pelaksanaan ujian secara daring merupakan bentuk pelayanan akademik yang tetap mengedepankan kualitas tanpa mengabaikan kondisi mahasiswa. "Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh mahasiswa. Ketika terdapat kondisi yang memungkinkan untuk dilaksanakan secara daring tanpa mengurangi kualitas proses akademik, maka fakultas memberikan fasilitas tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Ujian munaqasah ini tetap dilaksanakan dengan standar penilaian yang sama sehingga kualitas lulusan tetap terjaga," ujar Drs. H. Sofrayani, M.Pd.I.
Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan peluang bagi perguruan tinggi untuk menghadirkan layanan akademik yang lebih fleksibel, terutama bagi mahasiswa yang memiliki alasan kuat dan dapat dipertanggungjawabkan, seperti sedang melaksanakan ibadah umrah.
Selama pelaksanaan ujian, Fauzan mampu menjawab berbagai pertanyaan yang diajukan oleh tim penguji. Diskusi akademik berlangsung interaktif dengan memanfaatkan fasilitas komunikasi daring sehingga seluruh tahapan ujian dapat terlaksana secara efektif.
Usai mengikuti ujian, Fauzan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pimpinan fakultas beserta seluruh tim penguji yang telah memberikan kesempatan untuk tetap mengikuti ujian munaqasah meskipun dirinya sedang berada di Tanah Suci. "Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat mengikuti ujian munaqasah dengan lancar meskipun sedang menjalankan ibadah umrah. Saya mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Tarbiyah, para dosen penguji, dan semua pihak yang telah memberikan kesempatan serta kemudahan sehingga saya tetap dapat menyelesaikan salah satu tahapan akhir studi tanpa harus meninggalkan ibadah yang sedang saya jalankan. Semoga pelayanan akademik seperti ini dapat terus memberikan manfaat bagi mahasiswa," ungkap Fauzan.
Pelaksanaan ujian munaqasah secara daring ini menjadi salah satu wujud transformasi layanan akademik di Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura yang tetap mengedepankan profesionalisme, integritas, dan pemanfaatan teknologi informasi.
Dengan tetap mempertahankan kualitas proses evaluasi akademik, fakultas berkomitmen memberikan pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa tanpa mengurangi standar mutu pendidikan tinggi. Diharapkan inovasi layanan seperti ini semakin memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan di Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap mahasiswa dalam menyelesaikan studi tepat waktu.
.jpeg)
