SEMINAR INTERNASIONAL: PASCASARJANA IAI DARUSSALAM MARTAPURA GELAR SEMINAR DAN WORKSHOP INTERNASIONAL, BAHAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ADAPTIF DI ERA GLOBAL

0

Mihrab, Martapura 2026 - Program Studi S2 Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Darussalam Martapura menyelenggarakan Seminar dan Workshop Internasional dengan tema “Pendidikan Agama Islam Adaptif di Era Global: Sinergi Inovasi dan Spiritualitas Aswaja” pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi wadah akademik untuk memperkuat peran pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). 

Acara yang berlangsung dengan dihadiri para dosen, mahasiswa pascasarjana, praktisi pendidikan, serta peserta dari berbagai lembaga pendidikan ini menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan Islam, teknologi pembelajaran, dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Seminar dan workshop tersebut dirancang sebagai ruang diskusi ilmiah sekaligus pelatihan praktis guna meningkatkan kapasitas akademik dan profesional peserta. 


Ketua Pelaksana kegiatan,
Dr. Rif'ah, M. Pd. I., dalam laporannya menyampaikan bahwa Seminar dan Workshop Internasional ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAI Darussalam Martapura dalam meningkatkan kualitas akademik serta memperluas wawasan keilmuan mahasiswa dan dosen melalui forum ilmiah berskala internasional.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai negara, seperti Arab Saudi, Yaman, dan Malaysia, sehingga peserta memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai perkembangan Pendidikan Agama Islam dalam konteks global.

Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan paparan keynote speaker dari Prof. Dr. H. A. Hafiz Anshary AZ, M.A., Rektor Institut Agama Islam Darussalam Martapura. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan pentingnya pendidikan agama Islam yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai keislaman yang berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).


Setelah sesi keynote speaker, kegiatan dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan berbagai narasumber dari dalam dan luar negeri. Seminar sesi pertama dan kedua diisi oleh Tim Kandidat Master S2 Pendidikan Agama Islam IAI Darussalam Martapura yang mempresentasikan hasil kajian dan penelitian mereka terkait pengembangan pendidikan Islam di era digital.

Pada seminar sesi berikutnya, peserta mendapatkan wawasan internasional dari Agus Rinaldi Afrizal, Lc., M.A. (c.Ph.D.), Anggota Majelis Syuro PPMI Arab Saudi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi pendidikan Islam di tingkat global serta pentingnya membangun jejaring akademik internasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan umat.

kemudian juga menghadirkan Ahmad Fikri Syafii, Lc., Ketua Umum PPI Yaman, yang menyampaikan materi mengenai penguatan karakter keislaman generasi muda melalui pendidikan yang seimbang antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembinaan spiritual.

Setelah jeda istirahat, salat, dan makan siang (ISHOMA), kegiatan dilanjutkan dengan sesi seminar berikutnya yang menghadirkan Akhmadul Faruq, Lc., M.IRKH (c.Ph.D.), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Malaysia. Dalam paparannya, ia menyoroti pentingnya penguatan nilai-nilai moderasi beragama dan Aswaja sebagai fondasi dalam menghadapi dinamika masyarakat global yang semakin kompleks.

Selain seminar internasional, kegiatan ini juga diisi dengan workshop yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam bidang pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Workshop sesi pertama mengangkat tema Pengembangan Materi dan Evaluasi PAI, yang memberikan pemahaman praktis mengenai penyusunan materi pembelajaran inovatif serta teknik evaluasi yang efektif sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21.

Selanjutnya, pada workshop sesi kedua, peserta mempresentasikan hasil pengembangan materi yang telah disusun selama kegiatan berlangsung. Sesi ini menjadi ruang kolaboratif bagi peserta untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, dan inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.

Tidak hanya seminar dan workshop, panitia juga mengumumkan pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Internasional yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan. Pengumuman tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta karena menjadi ajang apresiasi terhadap karya akademik mahasiswa yang memiliki kontribusi terhadap pengembangan pendidikan Islam.


Ketua Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam Pascasarjana IAI Darussalam Martapura, Dr. Masruddin, M. Pd., menyampaikan bahwa seminar dan workshop internasional ini merupakan bagian dari upaya prodi dalam meningkatkan kualitas akademik serta memperluas jejaring kerja sama di tingkat internasional. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan pendidikan Islam saat ini yang dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika global tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar keislaman. 

Kegiatan ini menjadi wadah yang sangat strategis untuk mempertemukan berbagai perspektif akademik dari dalam maupun luar negeri. Kami berharap seminar dan workshop ini dapat memperkaya wawasan mahasiswa, dosen, dan praktisi pendidikan dalam mengembangkan Pendidikan Agama Islam yang adaptif, inovatif, serta tetap berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” ucapnya.

Dr. Masruddin juga berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal bagi lahirnya berbagai kolaborasi akademik, penelitian, dan publikasi ilmiah yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan Pendidikan Agama Islam di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura, Drs. H. Sofrayani, M. Pd. I., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan internasional yang digagas oleh Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting dalam memperkuat budaya akademik di lingkungan kampus sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di era global. “Pendidikan Agama Islam harus mampu menjawab berbagai tantangan zaman. Oleh karena itu, inovasi dalam pembelajaran perlu terus dikembangkan, namun tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan tradisi Aswaja yang moderat. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir berbagai gagasan dan inovasi yang dapat diterapkan dalam dunia pendidikan,” tuturnya.


Beliau menambahkan bahwa Fakultas Tarbiyah akan terus mendukung berbagai kegiatan akademik yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan riset, serta pengembangan jejaring kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di dalam maupun luar negeri.

Kegiatan ini sekaligus menjadi komitmen Pascasarjana IAI Darussalam Martapura dalam mendukung pengembangan pendidikan agama Islam yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global. Dengan memadukan inovasi dan spiritualitas Aswaja, pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki karakter religius, moderat, dan siap menghadapi tantangan masa depan.



Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)