Zahro, Martapura 2026 - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) IAI Darussalam Martapura. Dua mahasiswa berhasil meraih penghargaan bergengsi pada ajang International Scientific Article Competition 2026 yang mengangkat tema “Aswaja An-Nahdliyah: Local Wisdom for Global Civilization”.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (06/06/2026) di Auditorium IAI Darussalam Martapura dan diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi. Dua mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama institusi tersebut adalah Muhammad Nuzhan (NPM 25170031) dan Sahla Mardhiah (NPM 25170033).
Keduanya memperoleh penghargaan dalam kategori yang berbeda berdasarkan keunggulan karya ilmiah yang dipresentasikan di hadapan para dewan juri dan peserta kompetisi. Muhammad Nuzhan berhasil meraih penghargaan Best Research Methodology Award.
Penghargaan ini diberikan kepada peserta yang dinilai memiliki kemampuan terbaik dalam merancang dan menerapkan metodologi penelitian secara sistematis, valid, reliabel, serta mampu menghasilkan temuan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Sementara itu, Sahla Mardhiah memperoleh penghargaan Best Novelty Award, sebuah penghargaan yang diberikan kepada peserta dengan gagasan penelitian paling inovatif, orisinal, dan memberikan kontribusi baru bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Karya yang dipresentasikannya dinilai mampu menawarkan perspektif segar mengenai nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah sebagai kearifan lokal yang memiliki relevansi dalam menjawab tantangan peradaban global.
Keberhasilan kedua mahasiswa tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Program Magister PAI IAI Darussalam Martapura tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga mampu bersaing dan menunjukkan kualitas keilmuan pada forum ilmiah bertaraf internasional.
Muhammad Nuzhan mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan penuh kesungguhan. “Bagi sebagian orang ini mungkin hanya sebuah penghargaan, tetapi bagi saya ini adalah pengingat bahwa setiap usaha yang disertai doa akan selalu menemukan jalannya. Alhamdulillah atas segala nikmat dan kemudahan yang Allah berikan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan kontribusi akademik pada masa mendatang.
Senada dengan itu, Sahla Mardhiah juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi terhadap karya ilmiah yang dipresentasikan, melainkan juga dorongan untuk terus menghadirkan penelitian yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan merasa terhormat menerima penghargaan Best Novelty Award ini. Penghargaan ini tidak hanya mengapresiasi karya ilmiah yang saya presentasikan, tetapi juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan penelitian yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui artikel yang mengangkat tema "Aswaja An-Nahdliyah: Local Wisdom for Global Civilization", dirinya berupaya menunjukkan bahwa nilai-nilai lokal yang berakar pada tradisi keislaman Nusantara memiliki relevansi yang kuat dalam menjawab berbagai tantangan global saat ini. “Saya berharap penghargaan ini dapat memotivasi mahasiswa dan akademisi lainnya untuk terus berkarya, meneliti, dan menghadirkan gagasan-gagasan yang memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan dan keilmuan. Terima kasih kepada para pembimbing, dosen, dan semua pihak yang telah mendukung proses penelitian ini,” tambahnya.
Prestasi yang diraih oleh Muhammad Nuzhan dan Sahla Mardhiah menjadi kebanggaan tersendiri bagi Program Magister PAI. Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa budaya akademik yang terus dikembangkan di lingkungan kampus mampu melahirkan mahasiswa yang unggul dalam penelitian, inovatif dalam berpikir, dan siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.
Diharapkan capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas karya ilmiah, memperluas jejaring akademik, serta berpartisipasi aktif dalam berbagai kompetisi dan forum ilmiah. Dengan demikian, S2 PAI akan terus melahirkan generasi akademisi yang mampu membawa nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah ke ranah global melalui penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas.
.jpeg)


