Akmal, Martapura 2026 — Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Darussalam Martapura melaksanakan Rapat Paripurna Utama pada Kamis, 30 Juli 2026, bertempat di lingkungan kampus Institut Agama Islam Darussalam Martapura. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam evaluasi akhir kepengurusan sekaligus forum pembahasan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) SEMA Fakultas Tarbiyah.
Rapat Paripurna Utama dilaksanakan sebagai wadah pertanggungjawaban dan evaluasi atas perjalanan kepengurusan SEMA Fakultas Tarbiyah. Selain membahas laporan akhir kepengurusan, forum tersebut juga menjadi momentum untuk membahas serta memperkuat landasan organisasi melalui penyusunan dan pembahasan AD/ART.
Ketua Umum SEMA Fakultas Tarbiyah, Akhmad Bari, menyampaikan bahwa rapat tersebut memiliki makna tersendiri bagi perjalanan organisasi. Menurutnya, Rapat Paripurna Utama tidak hanya menjadi forum penyampaian laporan akhir, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun keberlanjutan SEMA Fakultas Tarbiyah.
“Pengalaman yang sangat luar biasa sebagai pengurus pertama dan ketua umum pertama. Semoga SEMA Fakultas Tarbiyah tidak berakhir dan terus berlanjut,” ujar Akhmad Bari.
Ia berharap keberadaan SEMA Fakultas Tarbiyah dapat terus dipertahankan dan dikembangkan oleh kepengurusan berikutnya. Keberlanjutan tersebut dinilai penting agar fungsi kelembagaan mahasiswa dapat berjalan secara konsisten serta mampu menjadi wadah aspirasi dan pengawasan dalam kehidupan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Tarbiyah.
Sementara itu, salah satu peserta Rapat Paripurna Utama, Siti Maisyarah, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari kepengurusan awal SEMA Fakultas Tarbiyah. Baginya, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama dalam menjalankan peran sebagai anggota SEMA sekaligus menjadi bagian dari sejarah awal pembentukan lembaga tersebut.
“Seru karena ini pengalaman pertama menjadi anggota SEMA dan sangat bangga menjadi anggota SEMA angkatan pertama dari Fakultas Tarbiyah,” ungkapnya.
Ia berharap SEMA dan seluruh organisasi mahasiswa di Fakultas Tarbiyah ke depan dapat meningkatkan solidaritas, kerja sama, serta budaya saling mendukung dalam menjalankan amanah organisasi.
Rapat ini sekaligus menjadi pembelajaran kelembagaan bagi mahasiswa Fakultas Tarbiyah. Melalui proses evaluasi, penyusunan aturan organisasi, dan musyawarah, mahasiswa sebagai calon pendidik tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga belajar mengenai kepemimpinan, tanggung jawab, komunikasi, serta tata kelola organisasi yang demokratis dan profesional.
.jpeg)