MAULIDYA RAIH GELAR WAKIL III PUTRI IAI DARUSSALAM 2026

0

Amin, Martapura 2026 - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura. Maulidya NPM 24126323 berhasil meraih gelar Wakil III Putri IAI Darussalam 2026 pada ajang Pemilihan Putra Putri IAI Darussalam yang diselenggarakan oleh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) Dewan Eksekutif Mahasiswa IAI Darussalam.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 22 Mei 2026 di Aula Institut Agama Islam Darussalam Martapura. Acara berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Drs. H. Izzudin, M.Ag selaku Wakil Rektor III IAID, Khalilurrahman, M.Pd, Muhammad Syafiq, S.H.I., M.H, serta civitas akademika IAID. Turut hadir pula tamu undangan dari berbagai instansi dan organisasi, seperti STIKES MTP, Naga Banjar, Naga BJB, Duta UIN Antasari, Duta UNBL, Duta Bahasa Kalimantan Selatan, Duta Poltekkes Banjarmasin, Duta Pepelingasih, Putra Putri Unlam, dan Duta Pendidikan Indonesia.

Maulidya mengaku sangat bersyukur atas capaian yang diraihnya. Menurutnya, ajang tersebut menjadi pengalaman berharga karena mempertemukannya dengan banyak individu inspiratif yang memiliki kemampuan dan prestasi di bidang masing-masing.

"Rasanya sangat bangga bisa kenal dengan orang-orang hebat di dalamnya," ungkapnya.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tersebut, Maulidya berusaha memaksimalkan waktu yang dimilikinya. Ia mencatat berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum grand final dan berupaya mengatur waktu sebaik mungkin agar tetap dapat menjalankan perkuliahan, mengikuti kegiatan di Pondok Pesantren Darussalam Martapura, serta mempersiapkan diri menghadapi seluruh tahapan kompetisi.

Di balik keberhasilannya, terdapat tantangan yang harus dihadapi. Maulidya mengungkapkan bahwa sekitar satu minggu sebelum grand final, ia sempat tidak memiliki telepon genggam selama beberapa hari. Kondisi tersebut menjadi kendala tersendiri dalam mempersiapkan diri. Namun, ia memilih untuk tetap tenang dan memanfaatkan buku sebagai sarana belajar.

    "Saya tetap berusaha belajar dan mempersiapkan diri meskipun tanpa gawai di genggaman," ujarnya.

 

Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa lainnya agar tidak takut mengambil kesempatan dan mencoba hal-hal baru. Menurutnya, kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses menuju keberhasilan.

"Jangan takut mencoba dan jangan takut melangkah, sebab jika gagal tidak apa-apa karena itu lebih baik daripada tidak mencoba sama sekali. Sebagai mahasiswa, berpegang teguhlah pada prinsip. Prinsip saya tetap sama, sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya," pesannya.

Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura, M. Miftah Arief, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Maulidya. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa PAI tidak hanya mampu berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kualitas kepemimpinan, komunikasi, dan karakter yang baik.

"Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Maulidya. Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa PAI lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, berani mengambil peluang, serta membawa nama baik program studi dan institusi di berbagai ajang," tutur beliau.

Prestasi yang diraih Maulidya diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa IAI Darussalam Martapura untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh kampus dan Program Studi Pendidikan Agama Islam.



Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)