MUHAMMAD JIKRI ARRIDHO MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM RAIH JUARA I LOMBA MUHADHARAH DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARLAH KE-3 LDK AL-MAHABBAH IAI DARUSSALAM MARTAPURA

0

Zahro, Martapura 2026 - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) IAI Darussalam Martapura, Muhammad Jikri Arridho (NPM 24126345), berhasil meraih Juara I dalam lomba Muhadharah yang diselenggarakan oleh LDK Al-Mahabbah IAI Darussalam dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-3 organisasi tersebut.

Kegiatan berlangsung di Gedung Aula Kecamatan Martapura Kota pada 17 Mei 2026 dan diikuti oleh sejumlah peserta dari berbagai program studi. Prestasi yang diraih Muhammad Jikri Arridho menjadi salah satu pencapaian membanggakan bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam. 

Keberhasilannya meraih posisi pertama tidak lepas dari keberanian, kemampuan berbicara di depan umum, serta penguasaan materi dakwah yang disampaikan saat perlombaan berlangsung. 

Saat diwawancarai oleh Zahro, Jikri mengaku tidak pernah menyangka akan keluar sebagai juara dalam kompetisi tersebut. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa dirinya memiliki waktu persiapan yang sangat singkat sebelum tampil di hadapan dewan juri dan peserta lainnya. "Saya senang bisa menjadi bagian dari peserta yang ikut memeriahkan Harlah LDK yang ke-3 itu. Sebenarnya saya sungguh tidak siap untuk menjadi pemenang karena saya baru menyiapkan materi sekitar enam jam sebelum tampil. Saya bahkan sempat lupa bahwa pada hari itu saya mengikuti lomba tersebut," ujarnya. 

Menurutnya, kejadian yang paling membuatnya terkejut adalah ketika pada pagi hari sebelum perlombaan dimulai, panitia datang menghubunginya dan memberitahukan bahwa dirinya akan tampil pada urutan ketujuh. Informasi tersebut membuatnya kaget karena belum melakukan persiapan sebagaimana mestinya. "Tiba-tiba pagi hari saya didatangi panitia yang memberitahukan bahwa saya tampil pada urutan ke-7. Saya sangat kaget karena belum ada persiapan. Namun saya mencoba tetap tenang dan meyakinkan diri untuk tampil siang itu. Alhamdulillah, saya tidak menyangka akhirnya mendapatkan juara pertama," tuturnya. 

Meski hanya memiliki waktu beberapa jam untuk mempersiapkan materi, Jikri tetap berusaha memberikan penampilan terbaik. Dengan penuh keyakinan, ia menyampaikan materi muhadharah yang telah disiapkannya secara singkat. 

Kepercayaan diri serta kemampuan menyampaikan pesan dakwah dengan baik menjadi salah satu faktor yang mengantarkannya meraih nilai tertinggi dari para juri. Jikri juga menceritakan salah satu momen yang paling berkesan selama mengikuti perlombaan tersebut. 

Menurutnya, suasana aula menjadi sangat hidup ketika ia berinteraksi dengan para peserta dan penonton yang hadir. "Yang paling berkesan adalah ketika saya mengucapkan kalimat tauhid, 'Takbir!' lalu seluruh hadirin menyahut dengan kalimat 'Allahu Akbar!'. Saat itu saya merasakan semangat yang luar biasa dari peserta dan penonton yang hadir," katanya. 

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi Jikri, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan diri. Ia menegaskan bahwa proses belajar dan berlatih merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas diri, khususnya dalam bidang public speaking dan dakwah. 

Melalui kesempatan wawancara tersebut, Jikri juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta lomba, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum mendapatkan hasil sesuai harapan. 

"Untuk yang juara maupun yang belum juara, teruslah berkembang. Pisau yang tidak diasah tidak akan digunakan orang. Sebaliknya, jika terus diasah, maka akan semakin bermanfaat. Begitu juga dengan kemampuan yang kita miliki, harus terus dilatih dan dikembangkan," pesannya. 

Penyelenggaraan lomba Muhadharah dalam rangka Harlah ke-3 LDK Al-Mahabbah IAI Darussalam menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berbicara di depan umum, menyampaikan pesan-pesan keislaman, serta meningkatkan kepercayaan diri. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan kompetisi positif antar mahasiswa. 

Prestasi yang diraih Muhammad Jikri Arridho diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berani mencoba, mengembangkan potensi diri, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. Keberhasilannya membuktikan bahwa keterbatasan waktu persiapan bukanlah penghalang untuk meraih hasil terbaik apabila disertai usaha, keyakinan, dan semangat yang kuat.




Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)