Mihrab, Martapura 2026 - Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura kembali melaksanakan ujian munaqasah bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Sabtu, 25 April 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan akhir yang harus dilalui mahasiswa sebelum menyelesaikan studi sarjana mereka. Sebanyak 31 mahasiswa turut ambil bagian dalam ujian yang berlangsung dengan khidmat dan penuh keseriusan tersebut.
Ujian munaqasah ini dilaksanakan di lingkungan kampus IAI Darussalam Martapura dengan melibatkan para dosen penguji yang berkompeten di bidangnya. Setiap peserta diuji secara langsung terkait hasil penelitian skripsi yang telah disusun, mulai dari latar belakang, metodologi, hingga temuan dan kontribusi ilmiah yang dihasilkan.
Dekan Fakultas Tarbiyah, Bapak Drs. H. Sofrayani, M. Pd. I., dalam keterangannya menyampaikan bahwa ujian munaqasah merupakan momentum penting dalam mengukur capaian akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan. Ia menegaskan bahwa kualitas lulusan harus tetap dijaga melalui proses evaluasi yang ketat dan objektif. “Ujian munaqasah ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban ilmiah mahasiswa atas penelitian yang telah dilakukan. Kami berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dan lulus dengan hasil yang memuaskan,” ujarnya.
Salah satu peserta munaqasah, Laila Sari (NPM: 19.12.4773), mengungkapkan rasa syukur setelah melalui proses ujian tersebut. Ia menyampaikan bahwa persiapan yang matang serta bimbingan dari dosen sangat membantu dalam menghadapi munaqasah. Laila diketahui dibimbing oleh Dr. H. A. Fauzan Saleh, M. Ag sebagai Pembimbing I dan Mihrab Afnanda, M. Pd sebagai Pembimbing II.
“Alhamdulillah, saya merasa lega setelah melewati tahap ini. Banyak masukan yang saya dapatkan dari para penguji untuk penyempurnaan skripsi saya. Terima kasih kepada para pembimbing yang telah sabar membimbing saya hingga sampai pada tahap ini,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ahmad Fikri Yannoor (NPM: 19.12.4702), salah satu peserta lainnya. Ia mengaku bahwa ujian munaqasah menjadi pengalaman berharga yang tidak hanya menguji pemahaman akademik, tetapi juga mental dan kesiapan dalam mempertanggungjawabkan karya ilmiah.
“Ujian ini memberikan pengalaman yang sangat berarti bagi saya. Selain menguji isi skripsi, kami juga dilatih untuk berpikir kritis dan menjawab pertanyaan secara sistematis. Ini tentu menjadi bekal penting sebelum terjun ke masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan ujian munaqasah ini berjalan lancar dengan tetap memperhatikan ketertiban dan tata tertib akademik yang berlaku. Para mahasiswa tampak antusias dan serius mengikuti setiap tahapan ujian, mulai dari pemaparan hasil penelitian hingga sesi tanya jawab bersama para penguji.
Sementara itu, salah satu dosen penguji, M. Miftah Arief, M. Pd, memberikan tanggapan terkait pelaksanaan ujian. Ia menilai bahwa secara umum mahasiswa telah menunjukkan kesiapan yang cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki, terutama dalam aspek metodologi dan analisis data. “Secara umum, mahasiswa sudah menunjukkan pemahaman yang baik terhadap penelitian mereka. Namun, kami tetap memberikan catatan perbaikan agar skripsi yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan layak untuk dipublikasikan,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang berkualitas, berintegritas, dan siap berkontribusi di bidang pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam.
Ujian munaqasah diharapkan menjadi gerbang akhir yang mengantarkan mahasiswa menuju dunia profesional dengan bekal keilmuan yang matang serta sikap akademik yang kuat.







