PRESTASI: AHMAD RIZKI RAIH JUARA II LOMBA TARTIL AL-QUR'AN, TEGUHKAN SEMANGAT KONSISTENSI DAN NILAI QUR'ANI

0
Akmal, Martapura 2026 - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah. Ahmad Rizki berhasil meraih Juara II dalam ajang lomba Tartil Al-Qur’an yang diselenggarakan dalam rangka kegiatan keagamaan kampus. Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Tarbiyah tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga aktif mengembangkan kompetensi religius sebagai bekal menjadi pendidik berkarakter.

Ahmad Rizki mengungkapkan bahwa motivasi utamanya mengikuti lomba tersebut berangkat dari refleksi diri dan dorongan untuk berkembang. “Motivasi ulun sederhana, melihat orang lain bisa sukses, lalu muncul pertanyaan dalam diri, kenapa saya tidak bisa,” ujarnya. Dorongan tersebut menjadi pemicu baginya untuk berani mencoba, berlatih, dan menantang diri sendiri dalam bidang tartil Al-Qur’an.

Terkait kesan selama mengikuti perlombaan, Ahmad Rizki mengaku tidak menyangka dapat mencapai posisi juara. Menurutnya, proses yang dijalani terasa penuh pembelajaran, mulai dari persiapan, latihan, hingga tampil di hadapan dewan juri. “Ga nyangka bisa sampai di titik itu,” tuturnya singkat, menggambarkan rasa syukur sekaligus kebahagiaan atas hasil yang diraih.

Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan inspiratif kepada mahasiswa lainnya, khususnya di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Ahmad Rizki menekankan bahwa kesuksesan dalam bidang apa pun memerlukan usaha dan konsistensi. “Kalau ingin sukses, kuncinya berusaha dan selalu konsisten. Jangan takut gagal, karena kegagalan bisa menjadi sebuah pembelajaran. Perkecil hal-hal yang besar agar terasa lebih ringan,” pesannya. Nilai ini dinilainya relevan tidak hanya dalam perlombaan, tetapi juga dalam proses belajar dan kehidupan sehari-hari.

Adapun harapan ke depan, Ahmad Rizki berharap seluruh mahasiswa mampu mengamalkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh. Menurutnya, lomba tartil bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi sarana memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan menumbuhkan kecintaan terhadap kalam Ilahi. Hal ini sejalan dengan visi Fakultas Tarbiyah dalam mencetak calon pendidik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual.

Melalui prestasi ini, Fakultas Tarbiyah kembali menegaskan perannya sebagai ruang pembinaan karakter Qur’ani. Kegiatan keagamaan seperti lomba tartil dinilai mampu memperkaya wawasan, melatih kedisiplinan, serta membentuk kepribadian mahasiswa agar kelak mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)