MAHASISWA TARBIYAH IAI DARUSSALAM MARTAPURA ASAH LITERASI DI HARI HARDIKNAS MELALUI PELATIHAN MENULIS

0

Supian, Banjarbaru, 2026 - Momentum Hari Pendidikan Nasional yang diperingati pada 2 Mei 2026 dimanfaatkan secara produktif oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura. Bertempat di Cafe Garis Kota, Banjarbaru, para calon pendidik ini mengikuti pelatihan menulis intensif yang diselenggarakan oleh komunitas Wikimedia Banjar guna meningkatkan kualitas literasi, kemampuan publikasi ilmiah, serta keterampilan menulis kreatif. 

Fakultas Tarbiyah dalam kegiatan ini mengirimkan 10 orang mahasiswa dan 1 orang alumni sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi literasi di kalangan civitas akademika. Selain itu, keikutsertaan perwakilan dari Kominfo Tarbiyah juga menjadi bagian penting sebagai bekal dalam penguatan kemampuan penulisan berita dan pengelolaan informasi publik di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura. 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WITA ini mengusung tema “Menambahkan Kutipan Tokoh-Tokoh dalam Bahasa Banjar”. Tema tersebut dipilih untuk mendorong pelestarian bahasa daerah sekaligus memperkaya konten literasi berbasis kearifan lokal. 


Suasana kafe yang santai namun inspiratif turut memberikan ruang bagi peserta untuk lebih leluasa menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tulisan. Pelatihan ini menghadirkan penulis dan praktisi literasi lokal sebagai narasumber yang membagikan berbagai materi penting. 

Di antaranya teknik dasar menulis, penulisan artikel opini, serta strategi agar tulisan dapat menembus media massa. Peserta juga diajak untuk langsung mempraktikkan pembuatan draf tulisan, sehingga pelatihan berlangsung interaktif dan aplikatif. Meskipun dilaksanakan pada hari libur, antusiasme mahasiswa Fakultas Tarbiyah terlihat sangat tinggi. Hal ini tampak dari aktifnya peserta dalam sesi diskusi, tanya jawab, hingga praktik langsung di lokasi kegiatan. 


Salah satu peserta, Supian utusan dari alumni Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mengembangkan kemampuan menulisnya. “Tempatnya nyaman dan materinya sangat praktis. Kami jadi tidak merasa tegang saat belajar menulis,” ungkapnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Nazwa, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Ia menilai pelatihan ini memberikan pengalaman baru yang berharga, terutama dalam memahami teknik menulis yang baik dan benar. “Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami, khususnya dalam menulis artikel yang layak dipublikasikan. Ini sangat mendukung kami sebagai calon pendidik yang juga harus mampu menyampaikan gagasan secara tertulis,” ujarnya. 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini di Garis Kota Banjarbaru, diharapkan lahir generasi pendidik yang tidak hanya kompeten dalam mengajar, tetapi juga aktif berkontribusi dalam dunia literasi, publikasi ilmiah, serta pengelolaan informasi di era digital.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)