Mihrab, Martapura 2026 - Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura menggelar kegiatan pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL-A) Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu, 24 Maret 2026 di Ruang Micro Teaching sebagai upaya mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun ke lapangan.
Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 280 mahasiswa yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 237 mahasiswa, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 22 mahasiswa, dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) 21 mahasiswa.
Pembekalan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan akademik terkait pelaksanaan PPL-A, termasuk etika, administrasi, serta strategi pembelajaran di lingkungan sekolah atau lembaga pendidikan. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, mencerminkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi pengalaman praktik nyata di dunia pendidikan.
Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura menyampaikan apresiasi atas kesiapan panitia dan semangat mahasiswa dalam mengikuti kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa PPL-A merupakan tahap penting dalam pembentukan kompetensi calon pendidik yang profesional, tidak hanya dari aspek pedagogik, tetapi juga kepribadian dan sosial. “Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater serta menunjukkan dedikasi dan integritas selama melaksanakan PPL-A,” ujarnya.
Ketua Pelaksana PPL-A, Bapak Hanafi, M. Pd., dalam arahannya menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan adaptasi mahasiswa di lokasi praktik. Ia juga mengingatkan agar mahasiswa mampu menjalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah serta memanfaatkan kesempatan ini sebagai sarana belajar secara optimal.
Sementara itu, Sekretaris kegiatan, Arisna Wahyuni, M. Pd., menyoroti pentingnya ketertiban administrasi selama pelaksanaan PPL-A. Ia mengingatkan agar mahasiswa memperhatikan kelengkapan dokumen, laporan kegiatan, serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh fakultas. “Ketertiban administrasi merupakan bagian dari profesionalitas yang harus dijaga oleh setiap mahasiswa,” jelasnya.
Di sisi lain, Bendahara kegiatan, Husnul Hatimah, M. Pd., menekankan pentingnya pengelolaan administrasi keuangan yang transparan dan tertib selama kegiatan berlangsung. Ia mengingatkan mahasiswa untuk memahami segala ketentuan yang berkaitan dengan pembiayaan kegiatan agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.
Kegiatan pembekalan ini berlangsung dengan penuh antusiasme dari para peserta. Hal ini terlihat dari keaktifan mahasiswa dalam mengikuti setiap sesi serta partisipasi mereka dalam diskusi dan tanya jawab. Suasana interaktif ini menjadi indikator kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan di lapangan.




.jpeg)