Akmal, Martapura 2026 - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah. Muhammad Maulidi Azzakiri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Darussalam Martapura, berhasil meraih Juara I dalam ajang HIMBA TANGKAS COMPETITION 2026 Regional Se-Kalimantan. Ia keluar sebagai yang terbaik pada kategori Kapten Panik Umum dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh MAPALA UMPR pada tanggal 8–9 April 2026.
Kompetisi HIMBA TANGKAS merupakan ajang bergengsi yang menguji keterampilan, ketangkasan, kepemimpinan, serta kemampuan pengambilan keputusan dalam situasi darurat. Dalam kategori Kapten Panik Umum, peserta dituntut untuk mampu mengelola tekanan, memimpin tim secara efektif, serta mengambil keputusan cepat dan tepat di kondisi kritis. Keberhasilan Muhammad Maulidi Azzakiri dalam kategori ini menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan mental tangguh yang ia miliki.
Mahasiswa dengan NPM 25126616 tersebut merupakan perwakilan dari UKM MAHIPA yang selama ini aktif dalam kegiatan kepecintaalaman dan pengembangan karakter mahasiswa. Menariknya, Maulidi menyampaikan bahwa motivasinya mengikuti lomba bukan didorong oleh ambisi pribadi.
“Motivasi saya tidak ada, tetapi saya tetap berusaha semaksimal mungkin untuk mengharumkan UKM MAHIPA dan nama Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Darussalam Martapura,” ungkapnya.
Terkait kesan yang dirasakan, Maulidi mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas capaian tersebut. Ia merasa bangga karena dapat mewakili MAHIPA dan kampus tercinta di tingkat regional Kalimantan. “Alhamdulillah bisa mendapatkan juara satu. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” tuturnya.
Di balik prestasi yang diraih, Maulidi juga menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna, yakni agar tidak melupakan kewajiban utama sebagai seorang muslim. “Pesan saya, jangan lupakan shalat,” ujarnya singkat.
Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama pribadi, UKM MAHIPA, dan kampus, tetapi juga Fakultas Tarbiyah secara keseluruhan. Kegiatan kompetitif seperti ini dinilai mampu menambah wawasan, melatih kepemimpinan, serta membentuk karakter tangguh bagi mahasiswa sebagai calon pendidik. Dengan capaian tersebut, diharapkan mahasiswa Tarbiyah semakin termotivasi untuk berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
.jpeg)