Akmal, Martapura 2026 - Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI) Fakultas Tarbiyah menggelar Seminar Pendidikan Nasional pada Sabtu, 19 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Islamic Center Mufti Tuan Guru Besar K.H. Anang Djazouly dan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Tarbiyah, khususnya calon pendidik dari berbagai latar belakang.
Seminar nasional ini mengangkat dua tema strategis yang relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini. Tema pertama membahas pendidikan inklusi dengan judul “Penerapan dan Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dalam Ruang Lingkup Pendidikan Inklusi”. Tema kedua mengulas psikologi pendidikan bertajuk “The Manifestation of Educational Psychology: Mengakselerasi dan Mentransformasi Potensi Peserta Didik secara Holistik”. Kedua tema tersebut dinilai penting dalam memperkuat kompetensi guru, khususnya dalam memahami karakter dan kebutuhan peserta didik secara menyeluruh.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Narasumber pertama adalah Arif Rahman H, S.Pd.I., M.A., Gr., seorang akademisi dan praktisi Anak Berkebutuhan Khusus sekaligus dosen UIN Antasari Banjarmasin. Narasumber kedua adalah Iga Serpianing Aroma, M.Psi., Psikolog, psikolog pendidikan dan perkembangan yang membuka praktik mandiri Egopsycology di wilayah Banjarbaru.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah Sofrayani, M.Pd.I. menyampaikan bahwa seminar ini menjadi langkah nyata Fakultas Tarbiyah dalam menyiapkan calon pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, empati, serta pemahaman psikologis terhadap peserta didik. Ia berharap mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik pendidikan di lapangan.
Ketua pelaksana seminar, Nafisa Indriani, menuturkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman penting tentang perlunya aksi nyata dalam memperhatikan anak berkebutuhan khusus agar mendapatkan perlakuan yang setara dalam pendidikan. Ia juga menekankan keterkaitan erat antara pendidikan inklusi dan psikologi pendidikan dalam memahami tumbuh kembang anak secara holistik.
Salah satu peserta, Siti Fatimah, mengaku mendapatkan wawasan baru tentang peran psikologi pendidikan dan berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta kelak saat terjun sebagai pendidik.
Melalui seminar ini, HMP PAI bersama Fakultas Tarbiyah menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan wawasan, sikap profesional, dan kepedulian sosial calon guru demi terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
.jpeg)