MAHASISWA PGMI ANGKATAN 2023 GELAR PAGELARAN SENI, ASAH KREATIVITAS CALON PENDIDIK

0

Akmal, Martapura 2026 – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) angkatan 2023 Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam Martapura menggelar pagelaran seni dengan tema “Belajar Sambil Berkarya, Menggali Potensi Diri lewat Imajinasi” pada Kamis (8/1/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran mata kuliah "Pendidikan Seni dan Keterampilan MI" sekaligus wadah ekspresi kreativitas mahasiswa. 

Acara tersebut dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan, Ketua Program Studi, serta dosen-dosen dan juga mahasiswa PGMI lintas semester, serta mahasiswa Tarbiyah secara umum.

Pagelaran seni menampilkan beragam pertunjukan, mulai dari drama, musikalisasi puisi, tari, hingga pertunjukan kolaboratif yang melibatkan lebih dari satu bidang seni. Seluruh penampilan dipersiapkan dan ditampilkan langsung oleh mahasiswa, menunjukkan proses belajar yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan kreativitas, kerja sama tim, dan keberanian tampil di depan publik.

Dekan Fakultas Tarbiyah, Drs. H. Sofrayani, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kerja keras mahasiswa PGMI angkatan 2023. Ia menegaskan bahwa kreativitas merupakan bagian penting dalam dunia pendidikan dasar. “Calon guru MI tidak hanya dituntut menguasai materi, tetapi juga mampu menyampaikan pembelajaran secara menarik dan bermakna. Pagelaran seni seperti ini melatih kepekaan, imajinasi, serta kemampuan komunikasi yang sangat dibutuhkan ketika kelak mengajar di kelas,” ujarnya. Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan sebagai budaya akademik yang produktif dan inspiratif.

Dosen Pengampu mata kuliah Pendidikan Seni dan Keterampilan MI sekaligus Ketua Tim Penilai, Mihrab A, M.Pd., menilai pagelaran seni ini sebagai bentuk evaluasi autentik yang mencerminkan kompetensi mahasiswa secara utuh. Menurutnya, pembelajaran seni tidak cukup diukur dari teori, tetapi harus diwujudkan dalam karya dan praktik nyata. beliau mengungkapkan “Melalui pagelaran ini, mahasiswa belajar merancang, mengeksekusi, dan mempertanggungjawabkan karya. Ini adalah bekal penting bagi calon guru MI agar mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, humanis, dan kontekstual di ruang kelas,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kesungguhan mahasiswa dalam mempersiapkan pertunjukan, mulai dari konsep, latihan, hingga penampilan. Mihrab berharap pengalaman ini dapat membentuk kepercayaan diri dan kepekaan estetik mahasiswa sebagai pendidik masa depan.

Adapun tim penilai dalam pagelaran seni ini terdiri dari berbagai latar belakang akademik dan praktisi seni, yaitu:
  1. Mihrab A, M.Pd. (Dosen Pengampu Mata Kuliah)

  2. Muhammad Sidki Damaski, M.M. (Alumni dan Praktisi MI)

  3. Roni M. Rumi (Seniman)

  4. Lorensius (Sastrawan)

Salah satu mahasiswa yang tampil, Muhammad Fathi, mengungkapkan rasa bangga atas penampilan yang telah dipersembahkan. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan antarmahasiswa, tetapi juga menjadi bekal penting untuk praktik mengajar di masa depan. “Semoga pagelaran ini bisa merakatkan kami dan jadi bekal ketika turun ke lapangan nanti sebagai guru. Harapannya, adik-adik angkatan berikutnya bisa tampil lebih baik lagi,” tuturnya.


Sementara itu, tamu yang hadir, Hanna Rosidah, mengaku kagum melihat keseriusan para penampil dalam mempersiapkan acara. Menurutnya, meski memiliki banyak kesibukan, mahasiswa mampu membagi waktu untuk berlatih dan menampilkan pertunjukan yang berkualitas. Ia berharap usaha yang telah dilakukan mendapat hasil yang sepadan dalam penilaian akademik.

Pagelaran seni ini menjadi bukti bahwa proses pendidikan di Fakultas Tarbiyah, khususnya Prodi PGMI, tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada pembentukan karakter, kreativitas, dan keterampilan praktis calon pendidik yang siap menghadapi dunia kelas secara nyata.

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)