HARLAH KE-VII HMP PAI FAKULTAS TARBIYAH DIGELAR DENGAN SANGAT MERIAH

0


Akmal, Martapura 2025 - Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (HMP PAI) Fakultas Tarbiyah menggelar peringatan Hari Lahir (HARLAH) ke-VII dengan tema “Tumbuh dalam kebersamaan, bergerak dalam keikhlasan dan berkarya dengan ketulusan menuju HMP PAI yang inspiratif dan kontributif.” Kegiatan berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat hingga Ahad, 21-23 November 2025.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Drs. H. Sofrayani M. Pd. I, bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Mihrab A, M. Pd., Ketua Prodi PAI, M. Miftah Arief M. Pd., serta para ketua umum organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Dalam sambutannya, Dekan menegaskan bahwa Harlah bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat karakter, kapasitas, dan kontribusi mahasiswa PAI. “Kegiatan seperti ini selaras dengan misi Fakultas Tarbiyah dalam menyiapkan calon pendidik yang kompeten, berintegritas, dan mampu menjadi teladan. Kreativitas dan semangat kolaboratif yang ditunjukkan mahasiswa adalah fondasi penting menuju pendidik profesional,” ujarnya.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi. Suasana semakin semarak dengan berbagai perlombaan akademik dan seni yang diikuti mahasiswa dari berbagai program studi. Cabang lomba meliputi debat ilmiah, pidato Bahasa Arab, puisi, Syahril Qur’an, tartil, hingga reporter. Selain itu, digelar pula panggung apresiasi untuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) IAID sebagai ruang ekspresi dan kolaborasi.

Ketua Umum HMP PAI, Akhmad, menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme peserta. “Saya bangga karena Harlah ke-VII bukan hanya perayaan, tetapi sarana pembinaan. Perlombaan yang kami adakan benar-benar mengasah kemampuan mahasiswa dan membuka potensi yang sebelumnya tidak terlihat,” ujarnya.

Ketua pelaksana, Ahmad Rizky Ramadhan, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian berjalan lancar berkat kerja sama pengurus, anggota, dan peserta. “Harapannya, Harlah tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi ruang untuk tumbuh, bekerja dengan ikhlas, dan berkarya sebagai mahasiswa PAI,” katanya.

Sementara itu, panitia lapangan, Muhammad Abdan, mengaku pengalaman ini menjadi pembelajaran penting. “Lelah, tetapi sangat berkesan. Apalagi melihat penampilan demi penampilan yang memeriahkan acara. Ini kepanitiaan pertama anggota baru dan menjadi pengalaman yang membentuk mental organisasi.”

Melalui Harlah ini, Fakultas Tarbiyah menilai mahasiswa memperoleh pengalaman substantif terkait kepemimpinan, manajemen acara, dan pengembangan kompetensi pedagogis modal penting bagi calon pendidik masa depan.




Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)