PIAUD FAKULTAS TARBIYAH GELAR KEGIATAN DENGAN BUNDA PAUD KABUPATEN BANJAR WUJUD DARI REALISASI MoU

0


DISKUSI IDENTIFIKASI PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KECAMATAN MARTAPURA TIMUR: REALISASI MoU ANTARA FAKULTAS TARBIYAH DAN BUNDA PAUD KABUPATEN BANJAR

Mihrab, Martapura 2023 - Sebuah diskusi yang melibatkan para pihak terkait dalam dunia pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, telah dilaksanakan bertepan tanggal 22 Desember 2023 dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi berbagai problematika yang mungkin dihadapi dalam proses pembelajaran anak usia dini. 

Diskusi ini menjadi lebih signifikan dengan adanya tindak lanjut nyata dari Memorandum of Understanding (MOU) antara Fakultas Tarbiyah dan Bunda PAUD Kabupaten Banjar. Diskusi tersebut diinisiasi oleh Fakultas Tarbiyah, yang merupakan salah satu lembaga pendidikan (perguruan) tinggi  di kota Martapura. 

Para peserta diskusi terdiri dari para pengajar PAUD, mahasiswa PAIUD, HMP PIAUD,  dosen-dosen tetap Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini dari Fakultas Tarbiyah dan ketua program studi, serta pihak terkait lainnya, seperti orang tua murid, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat. 

Diskusi diadakan dengan tujuan utama untuk mengevaluasi sistem pembelajaran PAUD di Kabupaten Banjar dan meningkatkan kualitasnya. Salah satu poin penting dalam diskusi ini adalah pembahasan mengenai realisasi MoU antara Fakultas Tarbiyah dan Bunda PAUD Kabupaten Banjar. 

MOU ini menjadi landasan bagi kerjasama yang lebih erat antara lembaga pendidikan tinggi dan pihak terkait di tingkat lokal, khususnya dalam konteks pendidikan anak usia dini. Menurut Dr. Maulida Hayatina, M. Pd., Ketua PS. PIAUD Fakultas Tarbiyah, tindak lanjut kerjasama ini merupakan langkah konkret untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. "Dengan adanya tindak lanjut MoU ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan dan pembelajaran anak usia dini di Kecamatan Martapura Timur," ungkapnya. 

Salah satu fokus utama dalam kegitan ini adalah pengembangan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Para pihak sepakat untuk terus melakukan pembaruan kurikulum guna memastikan bahwa pendidikan yang diberikan benar-benar relevan dan efektif. 

Selain itu, MOU juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD melalui pelatihan dan workshop secara berkala. Diskusi identifikasi problematika pembelajaran PAUD di wilayah tersebut menjadi momen penting untuk merumuskan solusi yang tepat. Salah satu permasalahan yang diangkat adalah kurangnya perhatian terhadap aspek psikososial anak usia dini. 

Dalam diskusi, Husnul Hatimah, M. Pd., seorang dosen tetap dari Prodi PS. PIAUD Fakultas Tarbiyah, menjelaskan, "Penting bagi kita untuk tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan perkembangan emosional dan sosial anak usia dini. Inilah yang akan membentuk dasar kuat bagi perkembangan mereka di masa depan.

Guru-guru PAUD juga turut serta memberikan masukan mengenai tantangan yang mereka alami sehari-hari dalam mendukung pembelajaran anak usia dini di sekolah maupun rumah nantinya. Beberapa guru menyoroti kurangnya pemahaman mengenai metode pembelajaran terbaru dan kesulitan dalam mengintegrasikannya dalam kehidupan si-anak. Dengan demikian, diharapkan bahwa perubahan positif dalam pendidikan anak usia dini di Kecamatan Martapura Timur dapat segera terwujud.









Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)